Seberapa Sering Kasur Perlu Dicuci dan Dibersihkan?
Oleh tim Afra Clean · · 2 menit baca
Kasur menyimpan debu, keringat, dan tungau tanpa terlihat. Kenali tanda kasur perlu dibersihkan dan kebiasaan sederhana untuk merawatnya.
Kasur adalah perabot yang paling lama bersentuhan dengan tubuh kita, tapi sering terlupa dibersihkan. Padahal selama tidur, kasur menyerap keringat, sel kulit mati, dan debu yang menjadi makanan tungau.
Apa itu tungau kasur?
Tungau debu adalah makhluk mikroskopis yang hidup di kasur, bantal, dan sofa. Tidak terlihat mata, tetapi bagi sebagian orang kotoran tungau dapat memicu bersin, hidung tersumbat, atau gatal. Jika keluarga Anda mudah alergi, kebersihan kasur layak diperhatikan.
Tanda kasur perlu dibersihkan
- Muncul bau apek meski seprai baru diganti.
- Ada noda keringat, minuman, atau bekas ompol.
- Anda atau anak lebih sering bersin atau gatal saat bangun tidur.
- Kasur sudah lama tidak dibersihkan secara menyeluruh.
Kebiasaan perawatan yang membantu
Ganti seprai secara rutin
Cuci seprai dan sarung bantal secara berkala dengan air hangat bila bahan mengizinkan.
Sedot debu kasur
Gunakan vakum dengan nosel kecil untuk menyedot permukaan dan sela jahitan kasur.
Biarkan kasur bernapas
Buka seprai saat pagi dan biarkan kasur terkena udara. Balik atau putar kasur sesuai petunjuk pembuatnya agar pemakaian merata.
Pakai pelindung kasur
Pelindung kasur membantu menahan tumpahan dan keringat sehingga lebih mudah dicuci.
Cuci kasur profesional: apa bedanya?
Penyedotan biasa hanya mengangkat debu di permukaan. Pembersihan dengan mesin ekstraksi membersihkan lebih dalam, mengangkat noda, dan mengurangi bau. Banyak keluarga memilih membersihkan kasur secara berkala, misalnya beberapa kali setahun, atau lebih sering jika ada anggota keluarga dengan alergi.
Kapan terakhir kasur Anda dibersihkan? Kami bisa datang ke rumah. Lihat layanan cuci kasur kami atau chat langsung lewat WhatsApp.